Pages

Labels

Pengikut

Selasa, 12 Juni 2012

Karena Kerja Keras Tak Pernah Berkhianat

Hari ini sebenarnya hari yang biasa saja.
Hari yang saya awali dengan bangun telat, lanjut ngenet, dan smsan.
Namun, bedanya..hari ini adikku nelpon.
My only one.

aku : assalamu'alaikum
adik : mbak tiiiik.
aku : enek opo e??
adik : karya tulisku lolooooooooooosssss.
aku : waaahhh, alhamdulilla.

dan euforianya sampai dengan sekarang. Tangan baru saja pensiun dari otak-atik ppt yang telah dikirimnya siang tadi.
Subhanallah rasanya senang, bangga bercampur jadi satu, meletup-letup.
Mungkin orang lain akan berkata, halah karya tulis ngunu tok, tapi buat saya, saya yang mengenal prilakunya, tindak-tanduknya. Subhanallah, pasti sedang ada makan besar di rumah (MUP___ENG).

Adikku itu orang yang unik (ya memang masing-masing manusia punya keunikan tersendiri). Sejak kecil memang dekatnya cuma denganku. Bapak Ibuk gak ada sing  digatek, tapi kalo aku (walaupun kadang-kadang butuh seember kata-kata) dia mau mendengarkan. Adikku sayang.
Gak ada yang namanya belajar teratur. Rajin, tapi kalo sudah di depan tipi, oke yang lain masih ada besok. Adikku sayang.
Kalo masalah bersih-bersih, jangan tanya, mau kamarnya berubah jadi kandang sapi sekalipun ia tak peduli. Pokoknya begitulah adikku sayang. Rajin bangun pagi, malas belajar teratur, malas bersih-bersih, gak mau nurut, gak mau curhat, semuanya "aku moh kok, aku males kok, gak mut".

Dan beginilah singkatnya, pada suatu hari dia sms, Mbak enek lomba karya tulis. Oke, melu wae. Tapi waktune wis mepet. Wis to dijajal wae.
Beberapa hari kemudian. Gak sido melu ah mbak, aku akeh ulangan, akeh pr, akeh tugas, gak enek waktu. DIJAJAL! gak enek salahe njajal, cuma buat pengalaman. Nek gak menang??. Menang kalah gak penting, yang penting proses, usaha kerasmu.
Beberapa hari kemudian. Mbak duwit nggo ngirim karya tulis. TT_____TT, meminta uang pada mbakmu yang pengangguran ini.
Akhirnya telpon tadi pagi berdering, subhanallah, kerja keras memang tak pernah berkhianat, dia akan membayar segala kerja keras kita dengan hasil yang terbaik. Hasil yang terbaik itu bukan berarti berhasil, tetapi hari ini memang Allah memberikan hasil yang terbaik itu berupa keberhasilan, agar adikku tersayang lebih bersemangat, agar adikku tersayang lebih mengenal potensi dirinya. Terima kasih Ya Allah.

0 komentar:

Posting Komentar